Click to login with your facebook account
Berita: Sudahkah Anda Memahami Teknik Pengereman dengan Benar ?
27 Jul 2010 | 15:29 hrs

Kebanyakan Bikers jika sedang membicarakan tipe atau jenis motor, pasti akan selalu membandingkan satu dengan yang lainnya, seperti masalah kecepatan, ketangguhan, harga, harga jual kembali dll. Kita terkadang selalu memprioritaskan kecepatan dalam memilih sepeda motor. Hmm… mungkin karena kebanyakan kita selalu melalui kemacetan di beberapa ruas jalan sehingga pastinya memakan waktu perjalanan kita, imbasnya kita ingin cepat sampai dengan memacu tunggangan kencang-kencang. Tetapi, apakah kita sudah memahami benar teknik-teknik dalam pengereman?? Maksudnya disini, bukan sekedar hanya bisa memacu tanpa bisa memperlambat tunggangan.

Pengereman adalah hal yang paling mutlak diketahui pengendara saat berkendara sepeda motor. Ironisnya masih banyak pengendara sepeda motor yang tidak tahu teknik pengereman yang benar. Sebenarnya ada dua tipe teknik pengereman yang dapat dilakukan, yaitu pengereman yang lazimnya kita gunakan kebanyakan dan Engine brake.

Engine brake sendiri, tidak dianjurkan walaupun begitu juga bisa membantu mengurangi laju kendaraan, akan tetapi yang bisa menghentikan laju kendaraan adalah rem. Apabila teknik pengereman sudah dikuasai dan terlatih untuk melakukannya, maka akan meningkatkan kepercayaan diri dan jarak pengereman bisa diperpendek

Pada sepeda motor kita mengenal rem depan dan rem belakang. Paling efektif untuk menghentikan laju kendaraan adalah rem depan, rem belakang hanya digunakan sebagai penyeimbang. Namun begitu, jangan memaksakan diri untuk mengaplikasikan rem depan sekuat-kuatnya. Resiko terjungkal berpotensi terjadi apabila “feeling” dalam meremas tuas rem depan dengan optimal belum dikuasai dengan baik.

Pada saat kita putuskan untuk mengerem, hal pertama yang harus kita lakukan adalah melepaskan putaran gas (deselerasi). Posisi tangan saat ini adalah menggenggam penuh grip gas (tidak ada jari yang standby pada tuas rem depan). Kemudian langkah berikutnya adalah tangan menarik tuas rem depan dengan cara diremas (seperti bersalaman) dan pada saat yang bersamaan kaki kanan memijak rem belakang sebagai penyeimbang. Pastikan posisi sepeda motor tegak (tidak miring) sehingga resiko tergelincir/terpeleset tidak terjadi. Dalam melakukan teknik pengereman, bukan semata-mata fokus pada bagaimana menarik tuas rem, tapi perlu juga diperhatikan posisi tubuh kita pada saat melakukan pengereman.

Posisi tubuh atau lebih bekennya disebut Riding posture berfungsi menjaga keseimbangan dan kenyamanan dalam berkendara. Dengan Riding Posture yang benar membuat pengereman sepeda motor ngepot dapat dihindari, begitu juga saat melakukan manuver atau berbelok. Jari tangan memegang bagian tengah dari grip, dengan demikian akan memudahkan pengendara mengoperasikan handel gas, rem, kopling, sakelar dan switch lainnya.

Pijakan rem dan perseneling harus tegak lurus dengan kaki. Ini untuk antisipasi ketika terjadi pengereman mendadak. Dengan begitu pengendara bisa langsung injak tuas.

Hal lainnya perlu juga diperhatikan adalah kondisi ban.  Jika ban sudah tidak layak dipakai karena aus, maka jarak pengereman dipermukaan jalan basah akan lebih panjang dan juga terdapat resiko hydroplaning. Ini tentu sangat membahayakan keselamatan Anda. Karena itu, periksalah tingkat keausan ban kendaraan Anda. Pada dasarnya setiap ban sudah dilengkapi dengan  indikator tingkat keausan. Jadi jangan pernah menggunakan ban bila tanda indikator tadi sudah  terlihat. Air hujan membentuk lapisan antara ban dan permukaan jalan dan  mengangkat ban dari permukaan jalan, sehingga pengendalian dan pengereman tidak efektif karena ban seolah melayang antara permukaan air dan permukaan jalan.

Artikel terkait:
- Teknik Pengereman Motor

http://www.roda-dua.com/pages/news/index.php?act=show&id=103


Written by admin



D a f t a r

Ingin tahu informasi terbaru tentang motor secara gratis? Daftar sekarang juga

Nama
 
Email

Search

Berita terbaru

Tips Mudik dengan Motor Matic
31 Aug 2010 | 15:32 hrs

Mudik menggunakan motor alternatif pilihan bagi beberapa orang. Tapi bagaimana dengan motor matic? Walaupun anggapan sebagian orang bahwa mudik menggunakan motor matic kurang cocok. Namun bila anda telah memutuskan menggunakan motor matic pada saat mudik nanti, perhatikanlah beberapa hal penting berikut ini. [...] Read more

Belum ada komentar
Suzuki Luncurkan Motor Sport Terbaru dengan Harga Murah
27 Aug 2010 | 17:11 hrs

Tidak mau kalah dengan rivalnya, Bajaj dan TVS. Suzuki Motor India (SMI) merilis satu varian motor sport yakni Suzuki Slingshot. Dengan harga yang cukup murah 52.998 rupe atau Rp 10,13 juta per unit on the road Mumbai, Suzuki India yakin dapat memperkuat penjualannya di kelas motor sport. [...] Read more

Belum ada komentar
Honda Luncurkan Vario Techno Terbaru
25 Aug 2010 | 15:25 hrs

Skuter matic pertama Honda, Vario kini hadir dalam 3 pilihan, kalau dulu hanya 2 varian yakni Vario CW dan Vario CBS Techno. Kini satu varian lagi hadir, adalah Vario Techno tanpa Combi Brake System (CBS) yang muncul di level tengah-tengah antara Vario CBS Techno dan Vario CW. [...] Read more

Belum ada komentar
Masukkan Email untuk mendownload Roda dua melalui aplikasi Blackberry
OK untuk mengirim